Di negeri nan jauh, hiduplah sang pemuda dari golongan rakyat biasa. Dia hidup di daerah kekuasan kerajaan yang tersohor akan kuatnya para tentara dalam medan tempur. Dia bercita-cita ingin menjadi salah satu kesatria yang membela kerajaan.
Namanya adalah Hall.Hall merupakan anak sulung dari suami istri petani dan juga penyair. Berperawakan agak pendek sempat membuatnya mengurungkan niatnya menjadi kesatria dan memilih unutk menjadi petani seperti orang tuanya. Namun tekad yang cukup kuat membuatnya berhijrah dari padang rumput yang indah ditambah dengan banyaknya pepohonan rindang ke selatan tempat tinggalnya, yakni Kerajaan Corszt.
Perjalananya menuju Corszt, Hall melewati berbagai macam keindahan alam yang tersedia, Hall menumpang karapan yang akan berangkat menuju Corszt. Dengan sedikit imbalan para pemilik karapan memperbolehkan Hall menumpang. Perjalanannya cukup panjang melewati pegunungan dan sungai lebar yang mengalir tenang. Hari-hari berlalu, dengan keadaan yang cukup letih akhirnya ia sampai di depan pintu masuk Corszt. Hall terpana ketika pertama kali ia datang ke ibu kota kerajaan Corszt, Zact.
Sesampainya di Zact, ia mencari tempat diam agar bisa ikut menjadi kesatria. Setelah hampir satu hari ia mencari, akhirnya ia bertemu dengan salah satu warga dari Waor tempat asal Hall. Ia merasa sangat beruntung bisa bertempat tinggal di nenek Ihwa, tetapi nenek Ihwa juga butuh penghasilan agar bisa hidup di kota Zact yang padat akan orang sehingga Hall harus bisa menghasilkan jika ia mau tetap tinggal di tempat nenek Ihwa.
Beberapa saat ia mendaftar dalam pasukan legiun dan selalu berlatih. Walau dengan tanpa dasar perang sama sekali, Hall selalu berusaha agar dia bisa bergabung dengan kesatria yang membela Corszt. Setelah melalui beberapa ujian akhirnya Hall lulus dan ditempatkan di camp archer. Di dalam camp inilah dia bertemu dengan Putri Inke, seorang dara keturunan bangsawan kerajaan yang secara diam-diam mengikuti pasukan legiun karenakecintaannya terhadap kerajaan.
Putri Inke bisa dibilang cantik dan mungkin banyak yang tidak menyadarinya karena sifatnya yang jutek kepada para pemuda dan jarang untuk merawat diri. Putri Inke memang sering iseng kepada sesama anggota camp dan sangat menyukai kuda. Kesukaannya terhadap kuda, apalagi kuda perang membuat Putri Inke mahir dalam hal berkuda.
Putri Inke bisa dibilang cantik dan mungkin banyak yang tidak menyadarinya karena sifatnya yang jutek kepada para pemuda dan jarang untuk merawat diri. Putri Inke memang sering iseng kepada sesama anggota camp dan sangat menyukai kuda. Kesukaannya terhadap kuda, apalagi kuda perang membuat Putri Inke mahir dalam hal berkuda.
Beberapa saat setelah pelatihan dimulai para anggota camp diberikan misi level bawah agar skil dan ability mereka meningkat. Dalam beberapa misi Hall dan Putri Inke mendapat misi yang sama. Misi pertama yang mereka jalani berjalan cukup lancar dan ada beberap kesalahan dalam beerapa strategi karena mereka belum terlalu akrab. Setelah beberapa misi yang dilanakan bersama Hall, Putri Inke pun sudah terbiasa dengan tingkah laku Hall yang terkadang memalukan.
Seiring berjalannya waktu hubungan Hall dan Putri Inke semakin dekat, sampai suatu malam , entah apa yang ia pikirkan, Hall menyatakan perasaannya kepada Putri Inke. Putri Inke bimbang seketika dan terdiam dalam sunyinya malam sedang Hall mengatakan apa yang ingin dia katakan. Putri Inke tak mengeluarkan satu patah katapun kemudian hanya tersenyum dan berbalik meninggalkan Hall.
Hall merasa bodoh, kenapa kata-kata yang ia ucapkan pada malam itu terlontar begitu saja dari mulutnya. Hall sadar siap dia dan siapa Putri Inke. Di kota Zact, kasta seseorang sangat menentukan segalanya terutama dalam hal hubungan. Dan siapapun yang melanggar akan dikenakan hukuman yang berat.
Setelah kejadian malam itu, Putri Inke nampak menunjukkan perubahannya. Dia lebih terlihat feminim dan terkadang manja kepada Hall. Hall menyadari akan perubahan itu dan nampaknya membuat hati Hall bahagia walau Putri Inke tak pernah memberikan jawaban atas perasaannya.
Lambat laun hubungan Hall dan Putri Inke kian dekat. Namun sayangnya ini tak berlangsung lama. Gelagat hubungan mereka pun sampai pada telinga keluarga bangsawan Putri Inke dan bangsawan kerajaan lainnya. Sampai pada suatu misi level menegah Hall terpilih menjadi wakil komandan yang beranggotakan 19 orang tim elit menengah pada saat misi pembebasan bangsawan yang diculik oleh kawanan perompak gunung dan tentu Putri Inke juga ikut dalam misi.
Ditengah misinya Hall dipanggil kembali ke ibu kota untuk membicarakan masalah misi. Namun tak seperti dugaan Hall sebelumnya, pemanggilan itu bukan untuk membicarakan masalah misi melainkan penghakiman tertutup dia karena berani mendekati putri keluarga bangsawan. Dihadapan 13 petinggi bangsawaan dan 1 hakim agung Hall diminta untuk menjauhi Putri Inke. Dalam hati Hall dia akan menolak putusan itu dan akan menentangnya tapi sebelum kata-kata keluar dari mulut Hall, hakim agung mengatakan bahwa Putri Inke akan dicabut gelar kebangsaannya dan akan diasingkan selama-lamanya. Mendengar hal itu membuat Hall bimbang dan akhirnya ia menerima putusan itu.
Dengan berat hati Hall akan melanjutkan misi. Pikiran hal sekarang menjadi dua antara fokus akan kelanjutan misi dan tekanan dari para petinggi bangsawan. Akibatnya 7 orang anggota terbunuh dalam misi. Semua tahu bahwa ini adalah kesalahan Hall yang tak hati-hati dalam bertindak.
Orang-orang bertanya kenapa Hall bisa seceroboh itu. Walau Putri Inke juga tahu akan kesalahan yang dilakukan oleh Hall, ia tetap memberikan semngat dan berkata "itu sudah berlalu, jangan terlalu dipikirkan." Hall pun tersenyum, dalam hati ia berkata "maaf Putri mungkin selanjutnya aku akan membuatmu sedih."
Setelah kejadian itu mereka berdua terus melatih kemapuan mereka, tetapi ada yang berbeda dari sikap Hall, ia tak lagi terlau dekat dengan Putri Inke dan cenderung menjauh. Putri Inke pun agak heran melihat kelakuan Hall yang membuatnya kesal. Putri Inke menyangka Hall tidak akan lama namun sayangnya ia salah, Hall semakin membuat ia kesal bahkan Hall berani berjalan dengan gadis lain. Ini lantas membuatnya bersedih dan marah kepada Hall. Putri Inke pun akan melakukan hal yang sama, ia berfikir kalau Hall bisa melakukan ini kepadanya kenapa ia harus bersedih, masih banyak pria selain Hall di negeri ini pikirnya.
Putri Inke mulai melupakan Hall, ia menemukan pengganti Hall yakni seorang Lancer bernama Odin dari garis keturunan bangsawan. Hall pun sering bertemu dengan Odin sebelumya dan pernah menjalankan misi bersama. Hall tau Odin merupakan seorang keturunan bangsawan yang terkenal. Karena masih satu lingkup kota Putri Inke pun sering terlihat berjalan dengan Odin dan Hall melihatnya. Hall pun hanya tersenyum melihatnya, dalam benaknya hal menucapkan selamat kepada mereka karena mereka tak akan terkendala masalah status dan kasta.
Sementara itu Hall pergi ke tempat gadis yang berjalan dengannya sebelumnya dan berterimakasih karena mau menemaninya serta miminta maaf apabila perbuatannya terkadang berlebihan dan meminta agar tidak salah paham. Setelah itu Hall terus melanjutkan misi-misi yang diberikan kepadanya untuk membela kerajaan.




.298295.jpg)





0 komentar:
Posting Komentar